♥^__^♥ Selamat Datang..!! Semoga Jadi Spiritual Pencerahan Matahati dengan Nafas Cinta Ilahi ♥^__^♥

Kamis, 27 Oktober 2011

KUNCI JAWABAN KETIKA DITANYA TENTANG JODOH


Kenapa Lambat menikah?
Karena Allah Maha Tahu waktu yg terbaik untuk ku.

Dah Punya Calon?
Sudah. Karena setiap org tlh ditetapkan jodoh masing2.

Siapa?
Nanti Allah yang akan memperkenalkannya kpd ku.

Kapan?
Ketika kami dah dipertemukan. InsyaAllah nanti diundang ke walimatulurusku.

Selamat Menjawab..... hihihi    ^__^

Rabu, 26 Oktober 2011

MEMAHAMI KARAKTER

Moody lagi.., Moody lagi...!!! CPD

 Ada sebagian orang yang mengatakan bahwa seorang yang moody adalah orang yang bergantung pada perasaannya, ada juga yang berpendapat bahwa orang tersebut tidak pernah stabil perasaannya. Kedua statement tadi benar, namun yang saya bingung, apakah moody itu baik atau malah merugikan?

Saya sendiri termasuk orang yang moody, dan sulit mengakuinya kalau moody itu benar-benar menyebalkan. Di satu hari, pagi-paginya saya bisa sangat bersemangat, namun satu jam kemudian bisa tiba-tiba murung ngga jelas, siangnya ngerasa males, tapi sorenya tiba-tiba seneng, dan begitu seterusnya. Padahal nggak ada alasan kuat/jelas kenapa bisa begitu malah kadang Cuma karena hal sepele aja.
Anehnya, kalau moody saya kambuh, pengennya menyendiri dan ngerasa kalo ada orang lain mereka tuh Cuma ngenganggu.

Saya jadi berkesimpulan kalo orang moody itu emang bikin orang sekitarnya nggak nyaman. Pasti mereka mikir “Ini orang aneh banget, dari tadi serba salah, maunya apa sih ?!” Meski begitu saya nggak bisa ngelak dan kalau kalian mau tau, susaahhh banget untuk menghilangkan sifat moody. Saya jadi suka ngomong sama diri sendiri, marah-marah sendiri, sampai seperti ada pribadi lain yang bertentangan dengan pribadi asli saya.

Pertanyaannya adalah, apakah benar orang yang moody itu sensitif dan pendiriannya berubah-ubah? Karena kalau ada hal kecil yang tidak sesuai dengan keinginan simoody, sekecil apapun, itu bisa tiba-tiba memukul perasaan dan mengubah keseluruhan perasaan si moody.
 
Saya pernah baca satu artikel, bahwa moody  itu bisa digolongkan sebagai “Mood disorder” yang diakibatkan karena terlalu memperbesar masalah2 sepele, kurang bisa menerima keadaan yang tidak sesuai, dan selalu ingin semuanya berjalan dengan lancar dan sempurna. Saya akui memang itulah yang saya rasakan.

Hmm.. kira-kira apa moody itu bisa hilang atau malah jadi sifat “permanen” ya? Kalau emang permanen, ya, saya terima aja itu sebagai anugerah, tapi tetep berusaha untuk tidak jadi moody.

Buat kalian yang juga seorang moody, saya punya beberapa tips untuk ngilangin sifat itu :
1)  Mencoba lapang dada.
2)  Anggap semua mudah.
3)  Positive thinking!
4)  Mencoba memikirkan apa titik permasalahan yang terjadi, dan menganalisa kalau itu   cuma masalah kecil dan tidak sepantasnya untuk dijadikan beban pikiran. 
5)  Menerima dengan ikhlas apa yang telah terjadi.
6)  Gunakan masa muda sebaik mungkin, karena kalau sudah tua nanti nyawa sudah di ujung tanduk.
7)  Buat orang sekitar merasa gembira sehingga memberi kesan positif pada kita.
8)  Rajin beribadah
9)  Usahakan selalu menyibukkan diri sehingga lupa dengan masalah yang sedang terjadi pada kita.
10) Denger lagu klasik (beberapa ahli mengatakan bahwa lagu klasik bisa menenangkan pikiran terutama kalau sedang marah/sedih. Hindari mendengar lagu rock).
11) Tuangkan berbagai macam perasaan yang sedang dirasakan lewat tulisan, misalnya puisi, cerpen dsb sehingga ada manfaatnya.
 
Yak, silakan diuji coba, siapa tau berhasil
Jadi, sebenarnya moody itu jelek apa bagus? Hmm saya rasa semua sifat yang kita punya, apapun itu, pasti ada baik dan buruknya, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Haha ya gak?

cr:raishaotika.blogspot.com/ http://perfecto-life.blogspot.com

Senin, 24 Oktober 2011

ISTRI- ISTRI RASULULLAH SAW


1. SITI KHADIJAH: Nabi mengawini Khadijah ketika Nabi masih berumur 25 tahun, sedangkan Khadijah sudah berumur 40 tahun. Khadijah sebelumnya sudah menikah 2 kali sebelum menikah dengan Nabi SAW. Suami pertama Khadijah adalah Aby Haleh Al Tamimy dan suami keduanya adalah Oteaq Almakzomy, keduanya sudah meninggal sehingga menyebabkan Khadijah menjadi janda. Lima belas tahun setelah menikah dengan Khadijah, Nabi Muhammad SAW pun diangkat menjadi Nabi, yaitu pada umur 40 tahun. Khadijah meninggal pada tahun 621 A.D, dimana tahun itu bertepatan dengan Mi’raj nya Nabi Muhammad SAW ke Surga. Nabi SAW sangatlah mencintai Khadijah. Sehingga hanya setelah sepeninggalnya Khadijah lah Nabi SAW baru mau menikahi wanita lain.

2. SAWDA BINT ZAM’A: Suami pertamanya adalah Al Sakran Ibn Omro Ibn Abed Shamz, yang meninggal beberapa hari setelah kembali dari Ethiophia. Umur Sawda Bint Zam’a sudah 65 tahun, tua, miskin dan tidak ada yang mengurusinya. Inilah sebabnya kenapa Nabi SAW menikahinya.

3. AISHA SIDDIQA: Seorang perempuan bernama Kholeah Bint Hakeem menyarankan agar Nabi SAW mengawini Aisha, putri dari Aby Bakrs, dengan tujuan agar mendekatkan hubungan dengan keluarga Aby Bakr. Waktu itu Aishah sudah bertunangan dengan Jober Ibn Al Moteam Ibn Oday, yang pada saat itu adalah seorang Non-Muslim. Orang-orang di Makkah tidaklah keberatan dengan perkawinan Aishah, karena walaupun masih muda, tapi sudah cukup dewasa untuk mengerti tentang tanggung jawab didalam sebuah perkawinan. Nabi Muhammad SAW bertunangan dulu selama 2 tahun dengan Aishah sebelum kemudian mengawininya. Dan bapaknya Aishah, Abu Bakr pun kemudian menjadi khalifah pertama setelah Nabi SAW meninggal.

4. HAFSAH BINT UMAR: Hafsah adalah putri dari Umar, khalifah ke dua. Pada mulanya, Umar meminta Usman mengawini anaknya, Hafsah. Tapi Usman menolak karena istrinya baru saja meninggal dan dia belum mau kawin lagi. Umar pun pergi menemui Abu Bakar yang juga menolak untuk mengawini Hafsah. Akhirnya Umar pun mengadu kepada nabi bahwa Usman dan Abu Bakar tidak mau menikahi anaknya. Nabi SAW pun berkata pada Umar bahwa anaknya akan menikah demikian juga Usman akan kawin lagi. Akhirnya, Usman mengawini putri Nabi SAW yiatu Umi Kaltsum, dan Hafsah sendiri kawin dengan Nabi SAW. Hal ini membuat Usman dan Umar gembira.

5. ZAINAB BINT KHUZAYMA: Suaminya meninggal pada perang UHUD, meninggalkan dia yang miskin dengan beberapa orang anak. Dia sudah tua ketika nabi SAW mengawininya. Dia meninggal 3 bulan setelah perkawinan yaitu pada tahun 625 A.D.

6. SALAMA BINT UMAYYA: Suaminya, Abud Allah Abud Al Assad Ibn Al Mogherab, meninggal dunia, sehingga meninggalkan dia dan anak-anaknya dalam keadaan miskin. Dia saat itu berumur 65 tahun. Abu Bakar dan beberapa sahabat lainnya meminta dia mengawini nya, tapi karena sangat cintanya dia pada suaminya, dia menolak. Baru setelah Nabi Muhammad SAW mengawininya dan merawat anak-anaknya, dia bersedia.

7. ZAYNAB BINT JAHSH: Dia adalah putri Bibinya Nabi Muhammad SAW, Umamah binti Abdul Muthalib. Pada awalnya Nabi Muhammad SAW sudah mengatur agar Zaynab mengawini Zayed Ibn Hereathah Al Kalby. Tapi perkawinan ini kandas ndak lama, dan Nabi menerima wahyu bahwa jika mereka bercerai nabi mesti mengawini Zaynab (surat 33:37).

8. JUAYRIYA BINT AL-HARITH: Suami pertamanya adalah Masafeah Ibn Safuan. Nabi Muhammad SAW menghendaki agar kelompok dari Juayreah (Bani Al Mostalaq) masuk Islam. Juayreah menjadi tahanan ketika Islam menang pada perang Al-Mustalaq (Battle of Al-Mustalaq). Bapak Juayreyah datang pada Nabi SAW dan memberikan uang sebagai penebus anaknya, Juayreyah. Nabi SAW pun meminta sang Bapak agar membiarkan Juayreayah untuk memilih. Ketika diberi hak untuk memilih, Juayreyah menyatakan ingin masuk islam dan menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang terakhir. Akhirnya Nabi pun mengawininya, dan Bani Almustalaq pun masuk islam.

9. SAFIYYA BINT HUYAYY: Dia adalah dari kelompok Jahudi Bani Nadir. Dia sudah menikah dua kali sebelumnya, dan kemudian menikahi Nabi SAW. Cerita nya cukup menarik, mungkin Insya Allah disampaikan terpisah.

10. UMMU HABIBA BINT SUFYAN: Suami pertamanya adalah Aubed Allah Jahish. Dia adalah anak dari Bibi Rasulullah SAW. Aubed Allah meninggak di Ethiopia. Raja Ethiopia pun mengatur perkawinan dengan Nabi SAW. Dia sebenarnya menikah dengan nabi SAW pada 1 AH, tapi baru pada 7 A.H pindah dan tinggal bersama Nabi SAW di Madina, ketika nabi 60 tahun dan dia 35 tahun.

11. MAYMUNA BINT AL-HARITH: Dia masih berumur 36 tahun ketika menikah dengan Nabi Muhammad SAW yang sudah 60 tahun. Suami pertamanya adalah Abu Rahma Ibn Abed Alzey. Ketika Nabi SAW membuka Makkah di tahun 630 A.D, dia datang menemui Nabi SAW, masuk Islam dan meminta agar Rasullullah mengawininya. Akibatnya, banyaklah orang Makkah merasa terdorong untuk merima Islam dan nabi SAW.

12. MARIA AL-QABTIYYA: Dia awalnya adalah orang yang membantu menangani permasalahan dirumah Rasullullah yang dikirim oleh Raja Mesir. Dia sempat melahirkan seorang anak yang diberi nama Ibrahim. Ibrahim akhirnya meninggal pada umur 18 bulan. Tiga tahun setelah menikah, Nabi SAW meninggal dunia, dan Maria (thx buat Joan) akhirnya meninggal 5 tahun kemudian, tahun 16 A.H. Waktu itu, Umar bin Khatab yang menjadi Iman sholat Jenazahnya, dan kemudian dimakamkan di Al-Baqi.
Kalau sudah tahu begini dan kalau memang dikatakan mau mengikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW, kira-kira masih minat dan berani nggak ya kaum Adam untuk ber-istri lebih dari 1? (sumber: anwary-islam.com)

Minggu, 08 Mei 2011

Ala NII: DOSA DI"TEBUS" UANG?, ASYIK DUNK…!!

Salah satu ajaran Negara Islam Indonesia (NII) menegaskan, 
segala sesuatu bisa ditebus dengan uang, termasuk dosa dan puasa.
Kalau begitu, orang- orang kaya enak dunk karena ga punya dosa, 
habis buat dosa ya bayar aja dengan uang, rebes toh…., 
hohohoho klu dunia sesimple itu ga usah kerja deh, merampok aja sekalian, kan halal…!!!  
Naudzubillah….!!!

NII…oh…NII…, kamu "Materialistis" banget seh..., 
seenaknya n ga masuk akal ach...!!
  
Tapi sekedar pengetahuan aja, aku ingin berbagi Sembilan ciri NII:
  1. Semau orang muslim diluar NII dianggap kafir dan halal darah serta hartanya. 
  2. Dosa zina dan maksiat lainnya bisa ditebus dengan uang. (yg banyak duit boleh seenaknya dong, karena bisa nebus kesalahan dgn  uang harta yg banyak…) 
  3. Tidak wajib mengganti puasa tapi cukup membayar uang sebagai tebusan. 
  4. Dibenarkan menggalang dana untuk membangun dgn menghalalkan segala cara termasuk mencuri dan menipu. 
  5. Taubat hanya sah dengan membayar sejumlah uang tertentu. 
  6. Ayah kandung yang belum masuk kelompok mereka tidak sah menjadi wali nikah. 
  7. Tidak wajib berhaji kecuali kecuali telah meraih derajat tertentu atau berhaji cukup ke ibu kota NII (Indramayu, ga pake biaya besar nich :P). 
  8. Aturan dasar gerakan NII dianggap lebih tinggi dari kitabullah dan bahkan tidak berdosa menginjak- injak mushaf al- qur'an. 
  9. Melaksanakan program dianggap lebih utama dari shalat fardhu.

Rabu, 04 Mei 2011

K U N F A Y A K U N


BERKATA .., Al- Husein Ibn Mathir Al- Azadi,
JIka Allah memudahkan perkara, maka mudahlah ia.
Kekuatan-Nya akan MELELEHkan & keRUMITan akan hancur.

Betapa banyak orang yang mengINGINkan sesuatu namun TAK juga menDAPATkannya,
betapa banyak orang yang sudah PUTUS ASA namun kemudian datAng keGEMBIRAan,
banyak orang KETAKUTAN menjadi MENAKUTKAN,
dan orang yang MISKIN menjadi KAYA,
peristiwa yang PAHIT berubah MANIS.

Mungkin dunia berubah di mana yang KAYA terbalik menjadi MISKIN,
dan yang FAKIR menjadi KAYA.

Sungguh.., banyak sekali orang yang hidup SENGSARA,
Namun TIBA- TIBA menjadi manusia yang BERSIH hidupnya.
Allahuakbar….!!!
dengan KUNFAYAKUN, DIA mampu merubah SEGALANYA.

Rabu, 27 April 2011

Karena Kamu “Time”

Namanya Time,
Karena Kamu “Time”

aku kenal dia sejak dahulu kala,
kami selalu bersama dalam suka dan duka,
aku bawa dia kemanapun aku pergi,
ke kamar tidur, ke kantor, ke mall, bahkan ke toiletpun dia ikut, :P 
dia membuatku membagi hari dengan baik,
diapun suka memburu-buru ku saat kertas dimejaku menggunung.
 
 Tapi…
akhir-akhir ini aku mulai merasa lelah dengan mu Time,
selalu datang cepat saat ku baru merasakan terlelap,
kerap membuatku terdesak saat ku terjaga dengan rutinitas,
memaksaku menguras semua energiku tuk mengimbangimu yang hanya 24 jam sehari,
tak jarang pula kamu memaksaku bermalas-masalasan dengan rasa perih disekujur tubuhku.

Time.., aku tetap menghargaimu dan terus bersamamu. 
Tapi,,,saat ini aku bingung dengan mu..,
AKU YG SIBUK APA KAMU YG MAKIN SINGKAT YA...???

KERETA-KU LARI KENCANG...!!!

terkadang lupa
Mungkin,,,
laju keretaku terlalu cepat dan leluasa, (nyaris 1500 km/jm, gila mennn..)
akibatnya rambu lalu lintas cendrung kabur bahkan ter-abaikan,
bisik-bisik tetangga terdengar bak angin lalu,
naluriku protes-pun kira'in gemuru ombak.

Tiba-tiba, seorang teman berteriak dikupingku : "Jamin..,Besok U Masih Hidup?" (responku: menatapnya, diam tapi bertanya ulang dalam hati, Huuuuhhhfff...(hela nafasku berat banget))

Reeeem......, ya, aku harus mengerem laju keretaku, (sekarang dan secepatnya)
tapi,,,,gimana caranya?
keretaku hanya dilengkapi rem tangan (tak pake helm pula' tuh..)
kalau kupencet dadakan, bisa2 aku KO.

Astagfirullah..., (kali pertama aku "nyebut" (tp dlm hitungan beberapa menit lalu lho) hehehehe)
ya..ya.., aku ingat.., untuk menghentikan keretaku harus memakai ilmu sabar (dulu pernah seh aku pelajari wkt sekolah)
tapi apa aku bisa??
Aku coba deh, mudah2an saat keretaku mendarat, mendaratnyadi tempat yg tepat. (pasti, leggal n sesuai cita2 dunk, hehehehe)
amiiiin....!!!!

Senin, 25 April 2011

Hidup Sebagaimana Kita Diciptakan


Jangan mengubah suara atau mengganti intonasinya,
Jangan merubah cara berjalan atau bentuknya,
Jangan merubah corak atau warna kulitnya,
Apalagi merubah pisang menjadi jambu.


Hidup sebagaimana kita diciptakan,
Milikilah corak dan warna sendiri,
Kita lain dari yang lain,
So…, tak perlu membunuh kemerdekaan sendiri untuk menjadi orang lain.

Kita “tak” lebih berharga jika menjadi yang orang lain,
Justru harga dan keindahan akan tampak saat kita menjadi diri sendiri.
Ya Rabb.., tuntun aku untuk menjadi diri sendiri
dengan kekuatan Wahyu- Mu, amin…!!

Jumat, 18 Maret 2011

Aku Hanya Hidup Hari Ini

Aku Hanya Hidup Hari Ini:
maka aku akan mengucapkn 
"Wahai Masa Lalu yang T'lah Berlalu dan Selesai, TENGGELAMLAH Seperti Mataharimu. 

AKU TAK AKAN PERNAH MENANGISI KEPERGIANMU, 
dan KAMU tdk akan pernah Melihatku termenung SEDETIKPUN untuk Mengingatmu. 

Kamu telah meninggalkan Aku, MAKA PERGI DAN TAK PERNAH KEMBALI LAGI. (la tahzan)